Senin, 29 Oktober 2007

Ilwan To Break Free


Ilwan, operator speed boat, melambaikan life vestnya. Salah satu mesin speed boat yang kami tumpangi ternyata mati. Perjalanan jadi lebih lambat. Alhasil, kami berlayar perlahan tapi pasti, di tengah laut, di bawah terik matahari, angkleung-angkleungan keketeyepan, serasa naik kapal pesiar Awani Dream. Kulit dan wajah kami terbakar sampai merah. Perih rasanya.

Tidak ada komentar: