Kamis, November 19, 2009
jam
13:47:00
0
komentar
Selasa, Oktober 13, 2009
Leather Vest
store: archive, taman kemang
damage cost: rp 175 k
color: dark brown, the same color with my rakesh jacket and suede shoes
jam
20:43:00
0
komentar
Kamis, September 10, 2009
Soul Rock Xpression @ Balikpapan
Venue: Dapeen Lounge – Balikpapan
Date: August 13, 2009
Damage Cost: Rp 75 k
Radja
You Give Love A Bad Name
One
Manis & Sayang
Jangan Sakiti Hatinya
Etc
The performance is good, with improptu here and there, including insertion Mbah Surip’s Tak Gendong and rock version of Rinto Harahap’s (or Pance Pondaag’s?) hit in the 80’s.
The Organizing Committee is NOT good. Opening acts (two local bands) are so-so… “More! More! More practice!”
jam
14:36:00
0
komentar
Selasa, September 08, 2009
Minggu, September 06, 2009
Nyumput Dinu Caang Project
Setelah berhasil menemukan Pikkipi dan membuat ujicoba komik instan Michelle,saya jadi kepikiran untuk install Poser dan mencoba menguasai basic2 program3D ini. Mudah2an dalam tahun ini juga saya berhasil membuat posable character dengan menggunakan Poser dan menggunakannya untuk proyek komik.
Nyumput dinu Caang (Hidden in the Light?) adalah cerita yang sudah saya coba rintis saat masih kerja di RCTI di akhir 90an. Rencananya Nyumput dinu Caang akan diungkapkan dengan media komik. Bismillah... doain yak.... :)
Kapan saya mulai suka komik. Klik di sini.
kapan saya mulai bikin komik. Klik di sini.
---------
Nyumput dinu Caang log:
3 Sept 2009 - Nemu Pikkipi. langsung ujicoba dan berhasil bikin Michelle.
4 Sept 2009 - Beli Poser 8. Instalasi gagal.
5 Sept 2009 - Instalasi Poser 8 berhasil.
jam
07:41:00
0
komentar
Kamis, September 03, 2009
Michelle
Michelle, komik pertama saya. Dikerjakan setengah hari, dengan menggunakan bantuan Pikippi, Photoshop dan Plasq.
jam
16:52:00
0
komentar
Rabu, Agustus 19, 2009
Selasa, Agustus 04, 2009
Neko-neko dengan Nexian
Sebelumnya perlu saya tulis bahwa selama ini saya menggunakan 2 handphone: Nokia dan Dopod. Memang repot menggendong 2 HP ke mana-mana. Walaupun saya puas dengan performa masing2 HP tsb, tapi saya lepaskan mereka dgn berbagai alasan. Nokia saya lepas, karena ibu saya pingin punya HP yang bisa putar musik, dan ada kameranya. Nokia 5200 ini tebal, tahan banting, warna merah putih, dan telah menemani saya dalam penjelajahan ke hutan2 di berbagai lokasi pertambangan. Pernah kecebur di sungai sagea saat ekspedisi ke gua Boki Moruru, handphone ini 'cuma' pingsan sesaat, setelah itu kembali sehat seperti nggak pernah kecebur. Benar2 bandel dan saya puas dengan kualitas audionya. Semoga emak saya juga senang dengan Si Gendut Merah Putih yg bandel ini.
Di koran sudah bbrp kali saya lihat iklan ttg handphone Nexian, yang bisa dual card, bentuknya seperty blackberry, dan harganya di bawah sejuta. Sebetulnya ada banyak handphone lain yang bisa jadi pilihan, tapi saya pilih Nexian ini karena dia bisa dual card. Cukuplah 3 tahun ini saya bawa 2 handsets.
Bawaan dari nexian adalah: handset, earphone, charger (+ kabel data), CD, baterai,
kartu XL perdana (nomor cantik), dan mini card (di box tertulis 1 GB, tapi saya lihat 2 GB).
Kata temen saya yang sering pegang2 blackberry, penampilan Nexian ini mirip BB Bold, dengan dimensi: 87.0 x 44.0 x 17.2 mm. Frankly speaking, I don't give a damn. Begitu tombol power ditekan, Nexian langsung bunyi dengan suara keras,"XL Nyambung terusss!!!". OMG! kalo suara Luna Maya, mungkin saya senang. Tapi ini suara cowo entah siapa. Suara ini juga muncul lagi kalo kita mematikan HP. Tapi jangan kuatir, suara ini bisa diganti sesuai selera kita.
jam
13:59:00
0
komentar









